www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Perlakuan Tak Manusiawi Diduga Turut Jadi Pemicu Pecahnya Kasus di Rutan Sialang Bungkuk
Sabtu, 06-05-2017 - 10:38:05 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU -Kejadian di Rutan Sialang Bungkuk Kota Pekanbaru Provinsi Riau, Jumat (5/5/2017) siang kemarin mengungkap sekelumit dugaan, terkait ketidakberesan yang terjadi selama ini hingga memicu reaksi yang berujung kaburnya ratusan tahanan dan narapidana di sana.

Usut punya usut, mereka yang menjalani hukuman di sana diduga diperlakukan tidak manusiawi oleh oknum petugas. Hal itu diperparah adanya praktik Pungutan Liar (Pungli). Puncaknya, kemarahan para tahanan dan narapidana tak terbendung lagi dan kericuhan pecah Jumat siang tadi, di mana ratusan mereka kabur.

Kapolda Riau, Irjen Zulkarnain yang melakukan tinjauan langsung pasca kaburnya penghuni Rutan Sialang Bungkuk angkat bicara. Kata dia, ada sesuatu yang mendorong tahanan dan narapidana sehingga nekat berbuat demikian. Salah satunya, mereka merasa diperlakukan tidak manusiawi selama ditahan di sana.

"Tadi sudah dilakukan negoisasi. Katanya mereka diperlakukan tidak manusiawi, mereka dongkol saya kira. Harapan saya, supaya diakomodir tuntutan mereka yang masuk akal, misalnya kalau pindah blok jangan ada kutipan-kutipan (uang), itu kan (permintaan) normatif ya," ucap Jenderal bintang dua tersebut.

"Kalau (tuntutan, red) masalah makanan saya kurang tahu apakah memang itu standarnya, tapi tuntutan mereka minta supaya diperlakukan manusiawi, air jangan dibatasi, lalu (tuntutan) salat lima waktu di masjid tidak bisa karena jam 5 sore harus sudah diblok-blok, misalnya begitu," beber Irjen Zulkarnain Seperti dilansir goriau.

Kepolisian, ungkapnya, akan mendorong membantu penyelesaian masalah ini. Untuk itu diharapkan ada keterbukaan dari pihak Rutan maupun Kanwil Kemenkumham. 

"Tapi itu tentu tergantung kepada mereka, kami hanya mengharapkan ketentraman dan kedamaian bagi tahanan dan Napi," lanjut dia.

"Soal laporan adanya Pungli, semacam tadi katanya cuti bersyarat dimintai (uang, red) juga. Mereka (tahanan) minta supaya jangan dipersulit. Dari organisasi katanya tidak dipersulit, tetapi sampai ke tahanan dipersulit, artinya ada something wrong kan di situ," beber Irjen Zulkarnain.

"Mudah-mudahan ada perbaikan, saya sudah sampaikan langsung sama Pak Ferdinand (Kakanwil Kemenkumham Riau, red), secara transparan perbaiki. Tapi nanti bila ada bukti-buktinya, bisa saja polisi menegakkan. Meski kecil-kecil itu kan Korupsi juga, pasalnya ada gratifikasi," tandasnya.(r12)



 
Berita Lainnya :
  • Perlakuan Tak Manusiawi Diduga Turut Jadi Pemicu Pecahnya Kasus di Rutan Sialang Bungkuk
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved