Riau12.com-PEKANBARU - Tahanan yang kabur dari rumah tahanan (rutan) kelas II B Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Jumat (5/5/2017) dikonfirmasi sebanyak 200 orang.
Dari jumlah tersebut kebanyakan tahanan kasus narkoba.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo mengatakan, sebanyak 50 orang terkonfirmasi sudah ditangkap.
"Namun masih terus dilakukan pengejaran bisa saja jumlah yang ditangkap dan kembali ke rutan sudah bertambah," ujarnya.
Menurutnya, kejadian kaburnya tahanan pada pukul 11.30 WIB.
Tahahan yang menghuni kamar pada blok B awalnya menerobos keluar.
"Satu kamar ada 60 tahanan. Jadi berusaha menerobos yang memicu tahanan lain untuk melakukan hal serupa. tahanan kabur lewat pintu gerbang sebelah kanan," terang Guntur.
Rusuh dan kaburnya tahanan dipicu oleh ketidak puasan atas pelayanan rutan.
Menurut Guntur sebelumnya tahanan melakukan unjukrasa dan selanjutnya mulai melakukan aksi menerobos pintu.
Tahanan yang berhasil kabur setelah berhasil mendobrak pintu gerbang disisi sebelah kanan rutan.
Beberapa tahanan yang kabur menurut Guntur ada yang merampas sepeda motor pengunjung rutan.
Salah satu tahanan kabur yang berhasil diamankan warga di Jalan Mangga Besar 1, Kelurahan Tangkerang Timur Kecamatan Tenayan Raya
Masuk Rumah Warga
Karmila, warga Kelurahan Tangkerang Timur Kecamatan Tenayan Raya menggigil setelah rumahnya dimasuki oleh seorang pria yang diduga tahanan kabur dari Rutan Sialang Bungkuk.
Seperti informasi sebelumnya sejumlah tahanan kabur dari Rutan tersebut pada Jum't siang (5/5/2017).
Seorang di antaranya berusaha masuk ke dalam rumah Karmila dan menyuruh penghuni rumah diam dengan isyarat telunjuk di mulut.
Dengan mata merah dan ekspresi ketakutan Karmila menceritakan kronologis insiden yang terjadi di rumahnya.
Tingkah pria tersebut yang memaksa masuk membuat cemas keluarga wanita itu.
Bahkan ibu Karmila sempat saling dorong-dorongan pintu dengan pria yang diduga tahanan tersebut.
Seorang pria lainnya berusaha masuk ke rumah tetangga Karmila yang bernama Kas.
Pria itu juga menimbulkan kepanikan sehingga Kas berusaha menelopn suaminya.
Namun suaminya tidak mengangkat.
Kas lalu menelepon tukang ayam potong di seberang rumah.
Dia berteriak minta tolong.(r12/tp)
Komentar Anda :