www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Anggota DPRD Riau dari PKB Dilaporkan ke Polda, Kenapa?
Kamis, 06-04-2017 - 23:19:16 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU-YS, anggota DPRD Riau dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dilaporkan dua koleganya sesama pengurus di Dewan Pengurus Wilayah (DPW) ke Sentral Pelayanan Terpadu Kepolisian (SPKT) Polda Riau dengan tuduhan penganiayaan.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Kamis (6/4/17), membenarkan adanya laporan tersebut. Laporan itu kini sedang ditangani oleh petugas SPKT.

"Saat ini kasus tersebut sedang didalami. Kalau memenuhi unsur, penyedik nanti akan memanggil korban dan sejumlah saksi juga mencari alat bukti lain," kata Guntur seperti dilansir riauterkini.

Di tempat terpisah, pelapor yang juga korban penganiayaan yakni mantan anggota DPRD Pekanbaru Abdul Gafar dan Rico Alviano ST, pengurus DPW PKB Riau mengaku dikeroyok oleh sekitar 50 orang yang dikomandoi pihak terlapor, YS.

Akibat pengeroyokan itu, korban pelapor menderita luka luka lebam. Peristiwa itu terjadi diri hari tadi.

"Saya disuruh datang oleh YS ke sebuah rumah di Gang Sadar, Kelurahan Tuah Karya Kecamatan Tampan untuk menyelesaikan sebuah masalah internal partai,'' tutur Rico Alviano kepada wartawan.

Namun setiba di tempat itu sudah ada beberapa orang yang sebagian merupakan pengurus dan simpatisan partai PKB. Rico lalu bertanya ini ada acara apa? YS yang ada di sana menjawab ketus; "(Acara, Red) sudah selesai.

Lalu, kata Rico, sekelompok orang yang ada disana diperintahkan YS untuk menyerangnya. Serta merta, Rico dan Abdul Gafar menjadi sasaran pukulan dan tendangan secara bersama sama. Bahkan tidak itu saja, ada yang menghantamnya pakai balok dan batu.

"Jari tangan saya pecah akibat lemparan batu salah satu pelaku,'' tuturnya.

Ditanya apa yang menyebabkan YS memerintahkan sejumlah rekannya untuk mengeroyok dirinay dan Abdul Gafar, Rico menjelaskan itu terkait dengan kesepakatan yang internal partai.

"Intinya Pak Abdul Gafar mau menagih janji YS saat pemilihan legislatif dahulu. Tetapi mungkin karena ditagih di depan orang ramai, YS langsung emosi dan menyerang kami,'' ungkapnya.(r12)



 
Berita Lainnya :
  • Anggota DPRD Riau dari PKB Dilaporkan ke Polda, Kenapa?
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved