Riau12.com - PEKANBARU - Hanya karena uang bongkar muat barang yang belum dibayar, dua warga Kota Bertuah, Bambang Sulaiman (34) dan Deri Rahman Tanjung (45) terlibat perkelahian maut di area Pasar Dupa, tepatnya di depan toko penjual rempah-rempah CV KLP Nusantara, di Jalan Gelatik, RT 04, RW 11, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Rabu (14/09/16) sore kemarin.
Akibat duel maut tersebut, Deri Rahman Tanjung bahkan harus meregang nyawa kehabisan darah setelah mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian lengan tangannya.
"Korban (Deri) sempat dibawa ke RS Syafira untuk mendapatkan perawatan medis, namun nyawanya tak tertolong karena kehabisan darah akibat sejumlah luka senjata tajam di lengan tangan kirinya," kata Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, AKP Sihol Sitinjak, Kamis (15/09/16).
Mantan Kanit Reskrim Polsek Rumbai Pesisir ini menjelaskan, perkelahian antara tersangka (Bambang Sulaiman) dan korban sendiri dipicu karena hal sepele uang bongkar muat barang yang belum dibayar. Saat itu, sambungnya, tersangka yang sedang duduk di toko CV KLP Nusantara tiba-tiba melihat korban datang membawa kayu sambil marah-marah mempertanyakan uang bongkar muat barang kepada salah seorang pekerja toko. Seketika itupula, tersangka kemudian menghampiri korban dan bermaksud membicarakan masalah tersebut secara baik-baik.
Namun bukannya mendapat sambutan baik, korban justru secara mendadak mengayunkan kayu yang dibawanya ke arah tersangka. Mendapati perlakuan seperti itu, tersangka jadi ikut terpancing emosi. Tersangka lalu berlari ke dalam toko untuk mengambil sebilah parang dan mengejar korban. Suasana pun kian memanas, keduanya saling serang satu sama lain.
"Korban lebih dulu mengarahkan pukulan kayu ke arah tersangka, tapi tersangka mengelak. Serangan korban kemudian dibalas oleh tersangka dengan membacok pangkal lengan tangan korban menggunakan parang. Korban sempat menangkap tangan tersangka dan menjepit parang itu di ketiak tangan kirinya. Hanya saja tersangka dengan cepat menarik parang yang dipegang tersebut hingga mengakibatkan luka pada pangkal lengan kiri korban sampai mengeluarkan banyak darah," paparnya panjang lebar.
Tak berapa lama, warga sekitar yang menyaksikan kejadian mengejutkan itu lalu berdatangan ke TKP dan melerai perkelahian antara keduanya. Korban bahkan selanjutnya dilarikan ke RS Syafira. Sayang, nyawanya tak tertolong, sekitar pukul 17.15 WIB korban pun akhirnya meninggal dunia.
"Tersangka sudah kita amankan untuk proses hukum lebih lanjut. Selain itu, kita amankan juga beberapa barang bukti yakni sebilah barang, sepotong kayu serta pakaian milik korban," tutupnya.(r12/rt)
Komentar Anda :