www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Disebabkan Ini, Napi Lapas Pasirpangaraian Meninggal di RSUD Rohul
Rabu, 03-10-2018 - 13:07:49 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com,PASIRPANGARAIAN-Seorang narapidana (Napi) Lapas Kelas IIB Pasirpangaraian, bernama Suheriono (41 tahun), dilaporkan meninggal dunia dalam perawatan di RSUD Rokan Hulu (Rohul).

Kepala Lapas Kelas II B Pasirpangaraian, Muhammad Lukman, mengatakan sesuai diagnosa Dokter RSUD Rohul, napi yang tengah menjalani hukum atas perkara penggelapan ini meninggal karena mengidap infeksi otak.

Lukman mengungkapkan sebelum meninggal, Suheriono yang berasal Tebing Tinggi, Provinsi Sumatera Utara ini sering mengeluhkan sakit kepala kepada rekan-rekannya.

Senin pagi (1/10/2018), almarhum kembali mengeluh sakit kepala lagi. Siang hari, Suheriono muntah-muntah hingga dibawa ke klinik yang‎ ada di Lapas.‎ Senin sorenya, Suheriono kembali muntah-muntah hingga dirujuk ke RSUD Rohul.

Sehari kemudian, setelah mendapatkan perawatan intensif, penyakit diderita Suheriono semakin parah, hingga Napi ini menghembuskan nafas terakhir di RSUD Rohul pada Selasa malam (2/10/2018) sekira pukul 23.30 WIB.

"‎Napi ini awalnya hanya mengeluhkan sakit kepala pada umumnya. Namun diagnosa dokter dirinya ternyata mengidap inpeksi otak," ungkap Lukman, Selasa (3/10/2018).

Karena keluarga Napi ini jauh di Tebing Tinggi, Sumut, sehingga jenazah diserahterimakan ke keluarga terdekatnya yang tinggal di Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam, Rohul, untuk dimakamkan.

Lukman mengaku sebelum meninggal, Suheriono dikenal sebagai Napi aktif‎ di berbagai kegiatan, bahkan dirinya juga seorang Tamping di Lapas, atau Napi yang dipekerjakan.

Beberapa kegiatan pernah diikuti Suheriono, seperti kegiatan kepedulian sosial Lapas, serta ikut membantu petugas saat peningkatan sarana MCK (Mandi, Cuci, Kakus) di Panti Asuhan Budi Mulia, Lenggopan, Kelurahan Pasirpangaraian.(rtc)



 
Berita Lainnya :
  • Disebabkan Ini, Napi Lapas Pasirpangaraian Meninggal di RSUD Rohul
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved