www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
WhatsApp Dihacker, Ahmad Kepala Bappeda : Jangan Kirimkan Uang!
Ahad, 30-09-2018 - 17:30:14 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com, PEKANBARU-Kepala Bappeda Pekanbaru Ahmad Ismail menyampaikan kepada keluarga dan koleganya, bahwa WhatsApp (WA) nya dihacker orang tak dikenal sekitar pukul 13.30 WIB Ahad (30/9/2018).

Ahamad dikonfirmasi sore Ahad ini mengingatakan, pihak-pihak yang menerima WA mengatasnamakan dirinya, agar tidak melayani dengan modus permintaan sejumlah uang. "Saya minta siapa saja yang menerima Wa atas nama saya dan meminta sejumlah uang jangan mengirimkan uang yang diminta, karena sudah ada beberapa WA yang dikirimi si penghecker untuk meminta uang," kata Ahmad Ahad.

Dijelaskannya, sejak WA-nya itu di hacker, masuk permintaan uang dari si penghacker itu ke keluarganya, dengan jumlah yang bervariasi, ada Rp5 juta, Rp3 juta dan Rp2 juta. Bahkan kata Ahmad, temannya di LPJK juga menerima pesan permintaan uang Rp3 juta.

Ditambahkan, sejauh ini ia masih mengupayakan mencari tahu dan menelusuri siapa yang menghack WA-nya itu. Sebab, ada nomor diduga nomor ponsel si penghacker tercantum yakni 085944013884, dan ada juga No rekening Bank Cimb Niaga No Rek: 704312935400 An Muh Irsyandi. "Nomor ponel dan rekening itu, perlu kita cek, jika nanti benar ini yang melakukan hacker, maka akan kita pertimbangkan untuk memproses ini secara hukum," tegasnya.

Soal hacker-menghacker dan bajak-membajak akun media sosial (medsos) ini, baru-baru ini juga terjadi pada Walikota Pekanbaru, Firdaus, MT.

Akun facebook (FB) Walikota dibajak dengan modus meminta sejumlah uang. Firdaus dengan tegas mengatakan, jika aksi serupa sempat terulang, tak segan membawa persoalan tersebut ke jalur ranah hukum.

"Itu bisa kita jerat dengan undang-undang tentang informasi dan transaksi elektronik (UU-ITE). Walaupun dia bukan di Sumatera, itu bisa dikejar. Untuk saat ini kita masih kasih maaf, supaya jangan terulang lagi. Kalau ke depan masih ada seperti itu, akan kita laporkan ke hukum," ujar Wali Kota, Senin (24/9/2018) lalu.(r12/sr)



 
Berita Lainnya :
  • WhatsApp Dihacker, Ahmad Kepala Bappeda : Jangan Kirimkan Uang!
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved