www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Abdul Gafar Usman Bahas Kegalauan Pemda Hadapi Krisis Keuangan di Dialog Interaktif
Selasa, 14-08-2018 - 11:45:12 WIB
Anggota DPD RI Abdul Gafar Usman, saat dialog interaktif dengan jurnalis di kantor DPD Riau di Jalan Sambu nomor 17, Pekanbaru, Selasa (14/8/2018).
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU - Bertempat di kantor DPD Riau di Jalan Sambu nomor 17, Pekanbaru, Selasa (14/8/2018), Anggota DPD RI daerah pemilihan Provinsi Riau yang juga Pimpinan BAP DPD RI / MPR RI Abdul Gafar Usman, menggelar dialog interaktif dengan jurnalis.

Dialog publik tersebut diberi tema "Peran DPD RI Menjawab Kegalauan Pemerintah Daerah Menghadapi Krisis Keuangan".

Yang menjadi sorotan dalam ajang diskusi kali ini terkait dengan dana yang terus bergerak hingga stagnannya pembangunan tol di Riau yang sedikit banyak berdampak terhadap roda perekonomian Riau.

Dalam paparannya, Pimpinan Badan Akuntabilitas Publik DPD RI Abdul Gafar Usman mengatakan, pihaknya memang tidak bisa memungkiri bahwa DBH Riau setiap tahun selalu mengalami penurunan. Terlebih lagi, saat ini Blok Rokan dikelola oleh PT Pertamina sehingga ini dinilai tidak berpihak kepada daerah.

Meski demikian, kata dia, pemda/pemkab tidak boleh galau karena masih banyak sumber dana lain yang bisa dimanfaatkan.

"Dana bagi hasil.jika tidak ada hasil, apa yang mau dibagikan. Kalau hasil terlambat, tentu pembayaran ke daerah juga terlambat. Kira-kira begitulah kondisi yang kita alami. Namum perlu dicatat, bahwa faktor komunikasi juga menjadi penentu atas kelancaran pembayaran DBH Migas oleh pemerintah pusat. Selama ada komunikasi yang baik, maka pembayaran DBH Riau bisa lancar meski tidak selalu tepat waktu," ungkap Abdul Gafar Usman.

Abdul Gafar menambahkan, pemerintah daerah dalam hal Ini Pemprov Riau tidak bisa terus bergantung dengan transfer DBH, DAK dan DAU dari pusat. Pasalnya, masih ada Silpa APBD Riau 2017 sebesar Rp 4 triliun yang bersisa dan PAD Riau 2017 yang bisa dipergunakan untuk pembangunan Riau di tahun ini.

Diketahui bersama, Riau memiliki 4 orang perwakilan di DPD RI yang menyerukan aspirasi masyarakat Riau Di kancah nasional. Selain Abdul Gafar Usman, juga ada Maimanah Umar, Instiawati Ayus dan Rosti Ulu Purba, yang juga memperjuangan aspirasi masyarakat Riau. (r12)



 
Berita Lainnya :
  • Abdul Gafar Usman Bahas Kegalauan Pemda Hadapi Krisis Keuangan di Dialog Interaktif
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved