www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Dewan Riau Duga Sertifikat Gratis Diberikan ke Lahan Bermasalah
Senin, 04-06-2018 - 14:20:14 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU-Kebijakan pemerintah pusat mengeluarkan sertifikat lahan gratis mendapat kritikan dari anggota Komisi II DPRD Riau. Program tersebut pun diminta untuk dikaji ulang.

"Program tersebut sudah disalahgunakan untuk melenggangkan kebun bermasalah di beberapa perusahaan. Sebagai contoh, PT Adei Plantation yang menggarap lahan di luar HGU di Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan," kata Sugianto, anggota Komisi II kepada wartawan, Senin (04/06/18).

Ia pun menjelaskan, ada 350 hektar milik PT Ade Plantation yang bermasalah dan diduga menikmati program pembagian sertifikat yang dimaksud. Hal ini menurutnya jelas tidak boleh, apalagi perusahaan itu terbukti telah melakukan pelanggaran yang mengakibatkan adanya vonis yang dijatuhkan untuk petinggi perusahaan.

"Perusahaan seperti PT Ade ini merupakan bentuk keserakahan dan tidak tepat sasaran program pemerintah atas sertifikat gratis. bukan masyarakat kecil yang dapat sertifikat gratis, tapi malah sekelompok orang dan perusahaan serakah yang menikmatinya," terang politisi PKB ini.

Untuk itu, sebagai anggota dewan yang membidangi perkebunan, ia berharap pemerintah pusat untuk mengkaji ulang program yang dimaksud. Presiden RI, Joko Widodo pun diharapkan juga untuk memberikan sanski.

"Sebagai perusahaan yang tidak taat sama hukum, dan mengelabui negara baik dalam pelaporan investasinya maupun pelanggaran lainya, sudah saatnya perusahaan ini diberikan sanski," tutupnya. (rtc)



 
Berita Lainnya :
  • Dewan Riau Duga Sertifikat Gratis Diberikan ke Lahan Bermasalah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved