www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Seribuan Jiwa Kampar Kiri Hulu Hidup di Kawasan SM, Syamsuar akan Bawa Menteri LHK ke Sana
Selasa, 10-04-2018 - 22:23:14 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-KAMPAR-Calon Gubernur Riau, Syamsuar benar-benar merasakan jeritan hati masyarakat 8 Desa di Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Riau. Mereka sudah tinggal berpuluh-puluh tahun di sana, tapi masih sangat terisolir.

Wilayah yang ditempati warga itu masih masuk dalam kawasan Suaka Margasatwa (SM). Sehingga sarana infrastruktur jalan sangat minim. Bahkan warga tidak mengenal yang namanya sarana komunikasi telepon seluler, apalagi jaringan internet.

Cagub Riau nomor 1, Syamsuar sengaja blusukan ke Desa Aur Kuning, Kampar Hulu Kiri. Ia kesana menggunakan sampan pancung atau yang disebut Jonson oleh masyarakat setempat.

Lebih kurang 2 jam, Syamsuar melintasi Sungai Subayang dari Desa Gema ke Desa Aur Kuning bersama H Saidin dan Ramadhan yang merupakan Anggota DPRD Kampar. Pemandangan alam yang sangat asri dengan pepohonan nan hijau membuat hati menjadi tenang dan damai.

Belum lagi adanya penampakan binatang dari dalam hutan yang meminum air sungai. Monyet dan kera bergelantungan di pohon, sekelompok kerbau yang makan di padang rumput tepian sungai, babi hutan serta burung pemakan ikan yang berada di batu-batu sungai.

Sepanjang perjalanan, Syamsuar juga tak melewatkan lambaian tangannya kepada masyarakat di tepian sungai maupun yang menaiki Jonson. Bahkan masyarakat yang sudah mengenalnya berbalas melambaikan tangan dengan jari telunjuk (satu).

"Sungguh luar biasa perjalanan ke Desa Aur Kuning ini. Naik jonson satu-satunya transportasi untuk sampai ke Desa itu. Dari Desa Gema kita butuh waktu dua jam lebih untuk bisa bertemu dengan masyarakat di sana," kata Syamsuar yang sempat menepi sesaat dan duduk di kayu-kayuan tepi sungai.

Masih dikatakan Bupati Siak dua periode ini, masyarakat Desa Aur Kuning yang terbilang terisolir ini sangat ramah, hidup sederhana dan menjaga hubungan kekeluargaan dengan sesama masyarakat.

Mereka yang mayoritas bekerja sebagai petani getah ini hidup sangat sederhana. Hebatnya anak-anak mereka bisa sekolah hingga sarjana. Meskipun harus berjuang keras untuk mewujudkan cita-cita anak mereka yang ingin hidup lebih berguna lagi bagi keluarga dan daerah.

"Anak-anak yang melanjutkan pendidikan ke SMA sederajat harus pisah dari orangtua. Karena di Aur Kuning hanya ada Tk, SD dan SMP. Tapi mereka berhasil dan dapt beasiswa untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Inilah hebatnya masyarakat Aur Kuning, yang ingin perubahan," sebut Syamsuar lagi.

Contohnya, Racin (50) petani getah ini memiliki 5 orang anak. Anak ketiganya akan diwisuda pertengahan April 2018 ini di Yogyakarta.

Anak pertama sudah menikah dan yang kedua bekerja di Batam dengan pendidikan terakhir SMK Pertanian. Dua orang lagi masih duduk di bangku Sekolah Dasar.

"Kalau bisa di Desa ko ada SMA atau SMK. Jadi anak-anak kami ndak jauh lagi dari kami. Kami kan petani gatah nyo, biaya anak sekolah jauh itu besar juga. Untuk makan saja pas-pasan," kata Racin.

Selain itu Ela (22) meminta kepada Cagub Riau, Syamsuar untuk membangun pondok pesantren atau sekolah agama di Desa Aur Kuning ini. "Kami mau juga anak-anak masuk ke sekolah agama. Tapi kalau bisa di kampung ini juga," sebut Ela.

Dan ternyata, kebanyakan para ibu-ibu di Aur Kuning tidak paham betul soal daerah Suaka Margasatwa (SM). "Tidak ngerti, yang kami tahu kami payah bercocok tanam di sini. Banyak yang tidak boleh," ungkap lagi.

Tetapi hal itu diluruskan oleh Asrul, tokoh pemuda di sana. Masyarakat tahunya selama ini mereka tinggal di hutan lindung bersama hewan - hewan liar yang dilindungi negara dan tidak boleh diburu bahkan dibunuh.

"Pak Syam bisa bongkar isolasi di Siak, kami mohon juga buka juga isolasi di hutan tempat kami tinggal ini, Kampar Kiri Hulu. Orangtua kami sudah lebih lama tinggal di hutan Rimba Baling ini," kata Asrul.

Delapan Desa yang menggunakan akses transportasi Jonson ini diantaranya Muara Bio, Batu Sanggat, Tanjung Beringin, Gajah Bertelur, Aur Kuning, Subayang Jaya, Pangkalan Serai, Desa Jalur Kiri.

"Di delapan desa ini, kami sangat sulit sekali berkomunikasi dengan hp. Karena tidak ada jaringan telepon dari berbagai provider. Warga harus ke pusat kota dulu untuk mendapatkan jaringan seluler. Kami juga minta ini dengan pak Syamsuar kalau nanti menjadi Gubernur," sebut Asrul lagi.

Menanggapi aspirasi masyarakat Aur Kuning itu, Syamsuar akan mencarikan solusi agar status SM itu bisa keluar atau menjadi hutan sosial seperti yang sudah ada di Siak. Tentunya proses itu tidak mudah dan perlu waktu.

"InsyaAllah saya akan bawa Bu menteri Siti ke Desa ini. Semoga doa kita bersama dapat tercapai, dan masyarakat di sini bisa mengolah lahan untuk pertanian serta infrastruktur jalan juga bisa dibangun di sini. Termasuk pengadaan jaringan listrik PLN, jaringan telekomunikasi dan lainnya," kata Syamsuar yang sempat menyantap durian asli Kampar serta duku dan buah manggis. *(rls)



 
Berita Lainnya :
  • Seribuan Jiwa Kampar Kiri Hulu Hidup di Kawasan SM, Syamsuar akan Bawa Menteri LHK ke Sana
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved