www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Wong Cilik Pekanbaru Titipkan Harapan Besar pada Syamsuar-Edy
Selasa, 20-03-2018 - 10:40:15 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU-Program ekonomi kreatif di segala sektor yang diterapkan Syamsuar di Kabupaten Siak membuat masyarakat Siak bisa hidup sejahtera dan makmur. Hal inilah yang menjadi "kecemburuan" warga di daerah lain di Riau. Salah satunya datang dari Rasmini, pedagang batik di Pekanbaru. Ia memuji kepemimpinan Bupati Siak, Syamsuar, yang kini mencalon sebagai Gubernur Riau 2018 berpasangan dengan Edy Natar Nasution mantan Danrem 031 Wirabima Pekanbaru. Dia sengaja datang ke lokasi Kampanye dialogis Syamsuar di Jalan Hangtuah Ujung, depan Polsek Tenayan Raya beberapa waktu lalu untuk bertemu dengan sosok pemimpin yang diinginkannya menjadi Gubernur Riau. "Kami ini pedagang kecil, kami ini wong cilik yang selama ini rasanya bermimpi bisa bicara langsung dengan pemimpin negeri. Tapi hari ini kami bisa bertemu dengan pak Syamsuar yang dikenal sangat perhatian dengan masyarakat kecil," kata Rasmini saat itu. "Kami juga minta kepada pak Syamsuar untuk dapat memperhatikan kami yang wong cilik ini kalau nanti menjadi Gubernur Riau ya. Kami selama ini merasa sangat jauh dari perhatian pejabat di pemerintahan," cakapnya. Masih dikatakan Rasmini, orang miskin ini saat berurusan dengan pemerintahan juga selalu dipandang sebelah mata dan dipersulit dalam urusan administrasi. "Seperti contoh, kini banyak kami yang sudah belasan tahun tinggal di Pekanbaru ini tidak bisa memiliki Kartu Keluarga. Dengan alasan kami harus ke daerah asal lagi mengurus surat pindah, sementara kami ini bukan orang yang satu atau dua bulan tinggal di Pekanbaru, tapi sudah belasan tahun," sebut Rasmini lagi. Wanita paruh baya ini juga berharap Syamsuar nantinya jika menjadi Gubernur Riau dapat mencarikan solusi agar pendatang yang sudah belasan tahun menetap di Pekanbaru ini bisa memiliki KK ataupun KTP. "Ini anak-anak kami susah juga kalau melamar pekerjaan, karena tidak ada KTP. Akhirnya menjadi pedagang kecil juga setelah lulus SMA. Kapan kami mau merubah nasib jika pemerintah saja tidak memberikan kesempatan bagi kami berubah untuk hidup lebih baik lagi," pungkasnya. *(rls)



 
Berita Lainnya :
  • Wong Cilik Pekanbaru Titipkan Harapan Besar pada Syamsuar-Edy
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved