Murid SD Belajar di Lantai, Dewan Ini Pertanyakan CSR PT MAL dan PT Kosta Palmira
Jumat, 09-02-2018 - 13:30:15 WIB
Riau12.com-PANGKALANKERINCI-Menyusul adanya murid Sekolah Dasar (SD) di desa Tanjung Air Hitam kecamatan Kerumutan belajar hanya beralaskan lantai, Anggota DPRD Pelalawan Daerah Pemilihan (Dapil) II kecamatan Ukui dan Kerumutan, Rinto, S.Sos angkat bicara.
"Begitu mendapatkan informasi seperti ini saya selaku wakil rakyat merasa sedih. Sangat disayangkan sekali. Apalagi di tengah pemerintah daerah berusaha keras mengangkat dunia pendidikan melalui program Pelalawan Cerdasnya," kata Rinto.
Politisi dari partai Golkar tersebut berterus terang bahwa untuk mengangkat dunia pendidikan adalah tanggung jawab pemerintah.
Akan tetapi imbuhnya, jika tidak ditopang oleh pihak swasta sebuah keniscayaan tak akan tercapai. Terlebih lagi saat ini, pemerintah daerah dihantam oleh badai rasionalisasi.
"Untuk kasus di SDN 007 Desa Air Hitam ini, tahun ini terjadi lonjakan siswa. Infonya, sebagian siswa berasal dari anak karyawan PT MAL dan PT Kosta Palmira. Hal ini yang menyebabkan kekurangan lokal dan mebeuler," tuturnya.
"Ya kan, kita tidak boleh menolak anak karyawan mereka bersekolah disini, akan tetapi pihak perusahaan harus pekalah," tambahnya.
Rinto yang duduk dikomisi 1 DPRD Pelalawan membidangi pendidikan, akan mewacanakan memanggil PT MAL dan PT Kosta Palmira. "Nanti kita jadwalkan, memanggil pihak perusahaan di rapat dengar pendapat komisi 1, menanyakan CSR mereka," tandasnya.(r12/rtc)
Komentar Anda :