www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
LSISI Taja Diskusi Publik, Media-Bawaslu Bersama Awasi Pemilu
Selasa, 30-01-2018 - 17:13:14 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU-Lembaga Studi Informasi Strategis Indonesia (LSISI) Provinsi Riau taja diskusi publik tentang peran serta media dalam pengawasan pemilu, Selasa (30/1/18) menjelang Pilgubri 2018 mendatang.

Menurut Ketua Panitia Diskusi Publik, Diskusi ini diharapkan antara pembicara dan peserta lebih banyak saling berdiskusi mengenai posisi media massa dalam pelaksanaan Pemilu.

Karena menurutnya, media memiliki peran yang besar dalam memberikan pemahaman yang baik tentang pemilu dan pesertanya kepada masyarakat.

Diskusi yang digelar dengan konsep serius tapi santai ini menghadirkan Nurul Huda dari Ikatan Sarjana Ilmu Komunikasi Indonesia, Pimred Riau Pos, M Hafis dan Asisten Devisi Penindakan Pelangggaran Bawaslu Riau, Andi Susiliawan.

Dalam diskusi publik yang dipenuhi insan pers di Pekanbaru dan mahasiswa dati berbagai pergutuan tinggi di Riau ini, Nurul Huda dari Ikatan Sarjana Ilmu Komunikasi Indonesia yang juga seorang akademisi mengatakan bahwa media dalam suasana pemilu tidak boleh sembrono dalam memuat berita.

Menurutnya, awak media perlu menjaga akurasinya sehingga berita yang dibaca masyarakat jauh dari hoax.

"Harus ada prinsip check and recheck dan balance," ujarnya.

Menurutnya, hal ini berkaitan juga perlu adanya pemberitaan yang fair serta menghindari SARA. Karena berita yang berkaitan dengan SARA justru akan memicu pemilu yang tidak aman.

Sementara, Pimred Riau Pos, M Hafiz mengatakan bahwa media layaknya bisa menjadikan proses pemilu berjalan dengan baik. Media juga, dengan pemberitaan yang berimbang dapat menghasilkan pemimpin yang baik.

"Media bisa mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya terhadap calon pemimpin yang tepat," kata Hafiz.

Sementara itu, Andi Susilawan juga mengatakan bahwa Bawaslu Riau terus mengajak masyarakat untuk bersama mengawasi pemilu. Pengawasan ini dilakukan dalam bentuk partisipatif, di mana setiap pihak punya kewajiban untuk mewujudkan pemilu yang aman.(rtc)



 
Berita Lainnya :
  • LSISI Taja Diskusi Publik, Media-Bawaslu Bersama Awasi Pemilu
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved