www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Tanpa Alasan yang Jelas, Rumah Anggota DPRD Riau Ini Diputus PLN
Rabu, 06-12-2017 - 08:00:12 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU-Nasib sial dialami salah satu anggota DPRD Riau, Sugeng Pranoto dimana pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) tanpa alasan yang jelas memutuskan jaringan listrik di rumahnya. Rumah tersebut berada di Perumahan Symphony, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

"Saya tidak tau apa alasan PLN mematikan dan mencabut listrik di rumah saya. Ini jelas perbuatan yang tidak menyenangkan bagi saya dan keluarga saya," kata Sugeng Pranoto, Selasa (05/12/17).

Politisi PDI Perjuangan ini menduga, persolan ini ada kaitannya dengan sering matinya listrik di rumahnya apabila hujan datang. Istrinya pun pernah melaporkan persoalan mati listrik saat hujan ini ke pihak PLN.

"Beberapa Minggu setelah itu, datanglah petugas PLN ke rumah saya, mengecek listrik mati itu, tidak taunya tidak lama setelah mereka datang, listrik di rumah saya kembali mati saat hujan datang," jelasnya.

Istrinya pun kembali mendatangi pihak PLN. Tidak lama setelah itu, petugas PLN kembali datang ke rumahnya dan menyatakan listrik tersebut hanya mati sementara dan akan ada petugas PLN lain yang akan mengurusinya.

"Tidak taunya, hari ini listrik rumah saya dicabut. Istri saya telfon petugas PLN, kata mereka kalau mau hidup lampu, maka harus membayar Rp1,6 juta, mendengar itu istri saya langsung telfon saya," terangnya.

Mendengar permintaan seperti itu, ia lantas meminta istrinya untuk tidak memenuhi permintaan petugas PLN tersebut. Ia lantas menghubungi nomor kontak petugas yang dimaksud untuk kemudian meminta nomor kontak atasannya.

"Petugas yang saya telfon itu sama sekali tidak mau memberikan nomor kontak atasannya. Saya jelas tidak akan mau bayar Rp1,6 juta itu, masak iya kesalahan PLN saya pula yang membayar. Kalau mau memeras, tidak seperti ini caranya, saya tidak akan bayar sebelum tau detail dan logis apa alasan mereka," tegasnya.

Lebih lanjut, anggota Komisi V DPRD Riau ini akan meminta koleganya, terutama di Komisi IV DPRD Riau yang bermitra dengan PLN Wilayah Riau-Kepri agar menyelesaikan persoalan ini. Bagaimanapun ia merasa dirugikan atas sikap PLN tersebut.

"Nanti saya akan koordinasikan dengan kawan-kawan di Komisi IV," tutupnya.(rtc)



 
Berita Lainnya :
  • Tanpa Alasan yang Jelas, Rumah Anggota DPRD Riau Ini Diputus PLN
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved