www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Tarif Daya Listrik Naik, Dewan Sebut itu Menyusahkan Rakyat
Sabtu, 06-05-2017 - 11:18:17 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU- Naiknya Tarif Dasar Listrik (TDL) oleh pemerintah pusat dianggap sebagai bentuk menyusahkan masyarakat Riau. Terlebih lagi saat ini, pertumbuhan ekonomi di Riau masih jauh dari yang diharapkan.

"Harusnya pemerintah pusat mesti melihat kondisi ekonomi masyarakat dalam mengambil sebuah kebijakan. Pertumbuhan ekonomi di Riau hanya dua persen, ini jelas menyusahkan masyarakat nantinya," kata Asri Auzar, Sekretaris Komisi D DPRD Riau kepada wartawan, Jumat (05/05/17) seperti dilansir riauterkini.

Kemudian ia menyebut, bagi masyarakat yang menggunakan listrik bersubsidi, maka tidak diberlakukan kenaikan TDL yang dimaksud. Beda halnya jika perusahaan industri yang notabenenya tidak menggunakan listrik bersubsidi.

Lebih lanjut ia tampak menyayangkan sikap pemerintah yang terkesan menaikkan TDL tanpa dengan melakukan sosialisasi terlebih dahulu. Sosialisasi dalam menaikkan TDL menurutnya, perlu dilakukan.

"Karena PLN ini kan perusahaan negara, bukan perusahaan pribadi. Tentu ini sangat kita sayangkan kalau dinaikkan secara mendadak, akibatnya masyarakat semakin terkejut dan menderita ke depannya. Karena untuk kebutuhan saat ini saja sudah tidak cukup, ditambah lagi biaya anak mau masuk sekolah dan sebentar lagi masuk Bulan Ramadhan," jelasnya.

Terakhir ia menyebut, jika alasan menaikkan tarif adalah beban subsidi yang besar, maka PLN harus melakukan penertiban dengan mencabut subsidi pada orang-orang yang dianggap mampu.

"Kalau yang sudah mampu cabut subsidinya, pihak PLN harus gencar melakukan razia terhadap itu. Karena masih banyak masyarakat yang mampu namun masih menggunakan listrik yang disubsidi, banyak contohnya seperti itu seperti di Kota Pekanbaru," tutup politisi Demokrat ini. (*)



 
Berita Lainnya :
  • Tarif Daya Listrik Naik, Dewan Sebut itu Menyusahkan Rakyat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved