www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Terbongkar, Satu Kontraktor Kerjakan 5 Sampai 7 Proyek di PUPR
Jumat, 17-03-2017 - 07:51:56 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU-Komisi D DPRD Riau gelar hearing dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau. Dalam hearing terbongkar, satu kontraktor mengerjakan 5 sampai 7 proyek yang ada di Dinas PUPR.

"Laporan yang sampai ke kami, satu kontraktor mengerjakan lima sampai tujuh proyek sekaligus. Ini jelas pembagian yang tidak merata sekaligus melanggar aturan yang ada," kata Hardianto, Wakil Ketua Komisi D dalam hearing, Kamis (16/03/17) seperti dilansir riauterkini.

Akibatnya, proyek yang dikerjakan tidak akan maksimal, hasilnya pun tidak sesuai harapan karena terlalu banyak proyek yang dikerjakan sementara waktu pelaksanaannya, cukup untuk itu. Pihaknya pun meminta agar hal ini tidak terulang lagi.

Hal senada juga disampaikan Asri Auzar, Sekretaris Komisi D. Menurutnya, tidak ada aturan yang membolehkan satu kontraktor mengerjakan banyak proyek bersamaan. Apalagi masih banyak kontraktor yang bisa mengerjakan proyek tersebut.

"Memang tidak ada lagi kontraktor lain di Riau ini, kan banyak perusahaan lain yang mampu, maka beri kesempatan juga kepada kontraktor daerah Riau," terangnya.

Ia juga menjelaskan akibat hal tersebut, pekerjaan yang tadinya belum selesai, dianggap selesai sehingga banyak proyek yang asal-asalan. Masyarakat disebut, tidak akan merasakan hasil pembangunan yang kesemuanya menggunakan APBD Riau.

Menanggapi hal ini, Dadang Eko, Plt Kadis PUPR Riau mengakui, belum mengetahui persoalan tersebut. Dalam waktu dekat, pihaknya akan mencek seluruh proyek yang ada.

"Satu perusahaan dapat tujuh paket, saya baru tahu ini, kami akan cek kalau itu kejadiannya akan kami benahi," tuturnya.(*)



 
Berita Lainnya :
  • Terbongkar, Satu Kontraktor Kerjakan 5 Sampai 7 Proyek di PUPR
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved