www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Masih Jadi Sorortan, Masing-masing Legislator DPRD Riau Akan Didampingi Satpam
Kamis, 09-03-2017 - 07:16:24 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU-Kaharuddin, Sekretaris DPRD Riau menyebutkan, dari 136 personil Satpam yang ada, 65 diantaranya bakal ditugaskan menjadi pengaman bagi masing-masing anggota DPRD Riau yang jumlahnya 65 orang.

"Dari 136 personil pengamanan (Satpam, red), 65 di antaranya yang melekat ke masing-masing anggota DPRD Riau. Selebihnya ada untuk gedung dewan dan rumah pimpinan dewan," katanya, Rabu (08/03/17).

Namun diakuinya, 65 Satpam tersebut belum mendapatkan pelatihan khusus dan itu akan dilakukan secara bertahap nantinya. Pengamanan untuk masing-masing anggota dewan, sifatnya belum tetap.

"Belum semuanya bersifat tetap, karena sebagian anggota dewan ada yang mau ganti dan ada juga yang tetap memakai pengamanan sebelumnya. Tapi pelatihan pasti kita berikan, ada tahapannya nanti," ungkapnya.

Ia pun menegaskan, dalam anggaran pengamanan tersebut yang totalnya mencapai Rp5,6 miliar, tidak ada yang namanya fiktif seperti berbagai kabar yang sempat dialamatkan ke sekretariat DPRD Riau.

"Tidak ada yang fiktif. Kalau mau dibuka silahkan, tak masalah, setiap orangnya ada. Masing-masing dari 136 itu, sudah ada orangnya, jadi tidak ada yang namanya fiktif," jelasnya.

Lebih lanjut ia juga menegaskan, tidak ada yang namanya mark up anggaran. Karena menurutnya, semua sudah diserahkan kepada pihak ketiga, melalui lelang dan prosedur yang sudah diatur dalam aturannya.

Kalau pengelolaannya melalui swadaya mungkin ada peluang terjadi mark up, tapi kalau dilelang, tentu kita sudah jelas mengikuti peraturan dan prosedural yang jelas," sebutnya.

Terakhir ia mengakui jika anggaran Rp5,6 miliar tersebut cukup banyak. Namun hal itu disebabkan karena semua pembayaran untuk masing-masing personel, dilakukan secara profesional.

"Mulai dari BPJS kesehatan, BPJS ketenagakerjaan, Tunjangan Hari Raya (THR), dan lainnya. Speknya jelas, semua mengikuti sebagaimana diatur dalam undang-undang," ujarnya.(r12/rt)



 
Berita Lainnya :
  • Masih Jadi Sorortan, Masing-masing Legislator DPRD Riau Akan Didampingi Satpam
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved