www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Dewan Ini Sesalkan Riau Tidak Punya Pelabuhan Ikan, Jadi Beginilah...
Kamis, 29-09-2016 - 07:27:50 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
   
 

Riau12.com - PEKANBARU - Komisi B DPRD Riau menyesalkan provinsi dengan lautan yang luas belum memiliki pelabuhan perikanan sehingga banyak mengalami kerugian baik bagi masyarakat maupun daerah sendiri.
    
"Dampaknya dengan ada pelabuhan harga ikan oleh nelayan bisa naik karena pembeli datang bertemu langsung nelayan. Tidak seperti sekarang, nelayan pulang ke rumah lalu dibeli tengkulak," kata Anggota Komisi B DPRD Riau, Firdaus di Pekanbaru, Rabu.
    
Dengan demikian, lanjutnya, kesejahteraan akan tercapai, tidak seperti sekarang karena langsung dibawa ke pasar. Tidak ada lagi dua tangan karena langsung ditawar pembeli dengan harga bersaing.
    
Lebih lanjut dia mengaku heran dengan kondisi yang ada di Riau dimana pos perikanan berada di Dumai, padahal yang banyak itu di Rokan Hilir. Akibatnya ikan yang ditangkap di Rokan Hilir banyak dibawa ke Sumatera Utara untuk diekspor.
    
"Selama ini saya menilai seperti Dinas Kelautan dan Perikanan Riau tak mau bekerja. Buatlah pelabuhan seperti di luar negeri mana ada tengkulak, kapal saja berjejer indah," ungkapnya.
    
Tidak adanya pelabuhan juga juga mengakibatkan sulitnya pendataan nelayan dan juga kapal besar yang harus membayar pajak retribusi. Jika ada pelabuhan bisa dilihat ada berapa kapal yang bersandar sehingga jelas apa kegiatannya.
    
Tapi dengan kondisi sekarang belum adanya pelabuhan tersebut, akan mempermudah masuknya barang barang ilegal dari negara luar kepada provinsi Riau ini. Kapal ekspor impor itu sekaligus membawa barang ilegal ubtuk kemudian pergi dengan dalih membawa ikan.
    
"Itu karena tidak ada yang memantau, kalau pelabuhan ada otomatis mereka harus ke pelabuhan dulu jadi hal yang seperti itu bisa di minimalisir," tuturnya.
    
Sekretaris DKP Riau, Nafilson mengatakan sudah ada pembangunan Pelabuhan Ikan di Tanjung Samak, Kabupaten Indragiri Hilir tapi belum beroperasi dan tidak terurus. "Saya mohon maaf karena tidak diurus. Seandainya diurus tentu akan dapat pendapatan, paling kurang kapal yang bersandar saja," ucapnya.(ant)



 
Berita Lainnya :
  • Dewan Ini Sesalkan Riau Tidak Punya Pelabuhan Ikan, Jadi Beginilah...
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved