www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
50-an Pejabat Inhu Dinonjobkan
Selasa, 06-09-2016 - 10:02:16 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-RENGAT-Daftar panjang pejabat yang diistirahatkan tanpa jabatan atau yang lebih dikenal dinonjobkan dalam mutasi eselon III dan IV Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) kian panjang, sejumlah pejabat baik Kabag maupun sekretaris yang dikenal dekat dengan pimpinan, dinonjobkan tanpa jabatan dalam mutasi yang digelar Pemkab Inhu.

Dinonjobkanya sejumlah pejabat eselon III dan IV dalam mutasi yang digelar Pemkab Inhu, Senin malam (5/9/16) di gedung Dang Purnama Rengat diantaranya menimpa Kabag hukum Rizal Fainani, Kabag keuangan Hendri Anop dan Kabag Tapem Hendri Yasnur serta sekretaris Dishubkominfo Fahrizal dan sekretaris BKD Dedi Ekarya.

Selain itu dalam mutasi eselon III dan IV yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Inhu Khairizal ini, penonjoban pada para pejabat eselon III dan IV disetiap SKPD Pemkab Inhu terkesan frontal dan besar-besaran, dimana dari 205 jumlah pejabat yang dimutasi sekitar 50 pejabat dinonjobkan. 

Hal ini seperti terlihat di BKD dimana mulai dari sekretaris hingga Kabid dinonjobkan, demikian juga pada Dishubkominfo Inhu mulai dari sekretaris hingga Kabid semuanya juga dinonjobkan.

Walau banyak pejabat yang dinonjobkan dalam mutasi perdana yang dilakukan pasangan Yopi Arianto - Khairizal diawal periode dalam memimpin Inhu, Wabup Khairizal menegaskan bahwa mutasi pejabat dilungkungan Pemkab Inhu dilakukan semata-mata untuk penyegaran dan kebutuhan organisasi.

"Mutasi bagi pejabat bukanlah akhir dari karir seorang ASN, hal ini dilakukan untuk kebutuhan organisasi dan penyegaran bagi ASN itu sendiri. Jadi bagi yang dipercaya mengemban amanah jaga kepercayaan tersebut dengan disiplin tinggi dan etos kerja yang baik. Demikian juga bagi yang istirahat saat ini, tunjukan disiplin dan etos kerja yang tinggi agar mampu bersaing dalam meningkatkan kwalitas pelayanan terhadap masyarakat," tegasnya.(r12/rt)



 
Berita Lainnya :
  • 50-an Pejabat Inhu Dinonjobkan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved