www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Lakukan Provokasi, Kunjungan Menteri Israel ke Masjid Al-Aqsa Picu Kontroversi
Jumat, 27-12-2024 - 09:06:42 WIB

TERKAIT:
   
 

PALESTINA -Riau12.com - Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir memicu kontroversi dengan kunjungannya ke kompleks Masjid Al-Aqsa di Palestina pada Kamis (26/12/2024). Aksi ini langsung menuai kecaman dari Otoritas Palestina dan Yordania, yang menuduh politisi sayap kanan tersebut sengaja melakukan provokasi.

Ben Gvir dikenal sering menentang larangan lama pemerintah Israel terhadap doa orang Yahudi di lokasi tersebut. Kompleks Al-Aqsa, yang terletak di Yerusalem timur yang dianeksasi Israel, dihormati oleh umat Muslim sebagai situs tersuci ketiga dalam Islam dan oleh umat Yahudi sebagai Temple Mount, lokasi bersejarah kuil kedua yang dihancurkan oleh Romawi pada tahun 70 M. 

Terkait kunjungan menteri Israel ke Al-Aqsa ini, Ben Gvir berkomentar di media sosial. “Saya pergi ke lokasi kuil kami pagi ini untuk berdoa bagi kedamaian para prajurit kami, agar semua sandera segera dipulangkan, dan kemenangan total, jika Tuhan berkehendak,” tulisnya.

Ia juga membagikan foto dirinya bersama pasukan keamanan Israel dengan latar belakang Kubah Batu yang ikonik.

Kompleks Masjid Al-Aqsa berada di bawah pengelolaan Yordania, berdasarkan status quo yang telah berlaku sejak Israel menduduki Yerusalem timur pada tahun 1967.

Aturan tersebut mengizinkan orang Yahudi dan non-Muslim untuk mengunjungi kompleks pada waktu tertentu, tetapi melarang mereka berdoa atau menunjukkan simbol keagamaan di sana. 

Palestina menganggap Yerusalem timur sebagai ibu kota masa depan mereka, sementara Israel mengeklaim seluruh kota sebagai ibu kotanya yang tidak terbagi.

Kementerian Luar Negeri Otoritas Palestina mengecam keras kunjungan menteri Israel ke Al-Aqsa ini, dengan menyebut tindakan tersebut sebagai provokasi terhadap jutaan warga Palestina dan Muslim. Pihak Yordania pun mengutuk tindakan ini, menyebutnya sebagai pelanggaran status quo historis dan hukum.

Di sisi lain, kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam sebuah pernyataan singkat menegaskan bahwa status quo di Temple Mount tidak berubah.

Kunjungan menteri Israel ke Al-Aqsa ini semakin memperburuk ketegangan di tengah konflik yang sedang berlangsung, terutama di tengah perang Gaza dan situasi sensitif terkait tawanan Israel di wilayah Palestina.(***)

Sumber: Cakaplah



 
Berita Lainnya :
  • Lakukan Provokasi, Kunjungan Menteri Israel ke Masjid Al-Aqsa Picu Kontroversi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved