www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Meski Gagal di Pilkada, Golkar Diyakini Tetap Akan Merapat ke Pemerintah, Siapa Ketua Baru?
Sabtu, 30-11-2024 - 15:49:22 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU- Partai Golkar Provinsi Riau melewati jalan berat di tahun 2024, di bawah kepemimpinan Ketua DPD I Syamsuar.

Setelah gagal mempertahankan kursi Ketua DPRD Riau di Pileg Februari lalu, Golkar di bawah kepemimpinan mantan Gubernur Riau itu juga mendapatkan hasil tak menggembirakan di Pilkada serentak.

Calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang diusung Partai Golkar pada Pilkada serentak 2024 di Provinsi Riau bertumbangan. Dominasi Partai Golkar di Riau berakhir.

Dalam catatan CAKAPLAH.com, dari 13 pilkada se-Riau, baik pilkada gubernur Riau dan 12 pilkada kabupaten/kota, untuk sementara Partai Golkar hanya menang di dua daerah yaitu di Kabupaten Indragiri Hilir dan Siak. Dengan catatan, di Siak dua pasangan calon masih saling klaim kemenangan.

Meski demikian, Pengamat Politik dari Universitas Islam Riau (UIR) Dr Panca Setya Prihatin mengatakan, ia menyakini bahwa meski babak belur di Pilkada, Golkar akan tetap merapat ke pemerintahan, terutama di tingkat Provinsi.

Apalagi saat ini intens disebut-sebut isu musyawarah daerah luar biasa (Musdalub) dan pergantian ketua Golkar Riau Syamsuar. Siapa penggantinya?
"Walaupun kita sangat memahami bahwa partai Golkar banyak diisi oleh politisi handal tapi tak cukup mengakar di masyarakat, tetapi tidak semua analisis ini melahirkan negasi karena dengan pengalaman sebagai partai besar maka kemungkinan pola dan tradisi lama masih akan terus dipakai," kata Panca.

Menurut Panca, pada akhirnya, Partai Golkar tetap berada di pusaran kekuasaan (walaupun kalah tapi tetap menang), kalah dalam kontestasi tetap menang dalam eksistensi.

"Tercermin dalam setiap kebijakan pemerintah posisi partai Golkar selalu menjadi bagian pendukung kebijakan pemerintah," katanya.

Diketahui, pemenang Pilgub Riau 2024 adalah Abdul wahid dan SF Hariyanto. Wahid merupakan ketua PKB Riau, sedangkan SF Hariyanto saat ini dikaderkan oleh PDIP, sementara partai pengusung lainnya adalah Nasdem dan PBB.

Meski sudah dikaderkan PDIP, dengan pragmatisnya Golkar, bukan tidak mungkin SF Hariyanto nantinya berlabuh ke Golkar, terlebih jika diberi karpet merah oleh Golkar sebagai Ketua DPD I.(***)

Sumber:Cakaplah




 
Berita Lainnya :
  • Meski Gagal di Pilkada, Golkar Diyakini Tetap Akan Merapat ke Pemerintah, Siapa Ketua Baru?
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved