www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Politik Uang Merusak Demokrasi, Tim Bermarwah Umumkan Sayembara Bagi Masyarakat yang Bisa Menangkap Pelakunya
Minggu, 24-11-2024 - 19:11:48 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12. Com PEKANBARU. Jelang pemilihan gubernur 27 November, tim pemenangan pasangan calon (Paslon) Gubernur Riau, Abdul Wahid - Sf Hariyanto atau Bermarwah, kembali menunjukkan komitmennya untuk mewujudkan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang bersih dari praktik politik uang.

Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan oleh salah satu tim pemenangan Bermarwah Kasir ST, mereka mengumumkan akan mengadakan sebuah sayembara bagi masyarakat yang berhasil menangkap Paslon yang terbukti melakukan politik uang.

“Jika masyarakat menemukan adanya praktik politik uang yang dilakukan oleh Paslon, kami meminta mereka untuk segera menangkap dan melaporkan kejadian tersebut kepada kami. Sebagai imbalannya, kami akan memberikan hadiah sebesar 2 juta rupiah untuk setiap laporan yang terbukti sah,” kata Kasir dikutip dari laman liputanoke.com, pada beberapa waktu lalu yang lalu.

Menurut Kasir, sayembara ini dilakukan bertujuan untuk mendukung terciptanya Pilkada yang bersih dan bebas dari kecurangan, serta untuk memastikan bahwa proses demokrasi berlangsung dengan adil. Masyarakat diminta untuk mengirimkan bukti berupa foto atau video yang menunjukkan praktik politik uang tersebut.

“Kami ingin menciptakan Pilkada yang demokratis, di mana calon pemimpin yang terpilih adalah mereka yang memiliki kualitas dan kemampuan, bukan karena membeli suara. Jika politik uang dibiarkan, yang akan dirugikan adalah rakyat itu sendiri,” tegas anggota DPRD Riau ini.

Dalam pernyataan tersebut, Tim Bermarwah juga menegaskan bahwa mereka berkomitmen untuk tidak terlibat dalam praktik politik uang dan berharap masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga integritas Pilgubri yang akan datang.

"Dalam debat perdana kemarin kita sudah menyatakan komit untuk tidak terlibat politik uang," tutupnya.




 
Berita Lainnya :
  • Politik Uang Merusak Demokrasi, Tim Bermarwah Umumkan Sayembara Bagi Masyarakat yang Bisa Menangkap Pelakunya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved