www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Canangkan Program Petani Milenial, Abdul Wahid dan SF. Hariyanto Berkomitmen Berdayakan Anak Muda
Senin, 11-11-2024 - 11:25:34 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.comDUMAI. Calon Gubernur Riau Abdul Wahid, bersama calon Wakil Gubernur, SF Hariyanto, menghadiri acara  Sikat Wahid bertemakan ketenagakerjaan dan UMKM  yang berlangsung di Kopiaku Dumai, Minggu (10/11/24) malam.

Suasana semakin meriah dengan adanya acara roasting atau stand-up comedy. Acara tersebut berhasil membuat sejumlah muda-mudi yang hadir tertawa lepas, memberikan warna baru dalam kampanye yang biasanya formal.

Dalam orasinya Abdul Wahid mengungkapkan hanya Dumai yang dapat menghadirkan mereka berdua malam ini, setelah sebelumnya mereka membagi tugas untuk menjalankan kampanye.

Wahid berkeinginan kedepan  akan fokus pada pemberdayaan anak muda, dengan mendorong mereka untuk menjadi petani milenial. Menurutnya, pertanian milenial adalah pekerjaan yang menarik, namun harus didukung dengan fasilitas seperti air dan pupuk, yang dapat diperoleh melalui pengolahan sampah.


 "Saya ingin mendorong anak muda untuk menjadi petani milenial, pekerjaan yang asik, tetapi harus difasilitasi dengan air dan pupuk. Itu bisa didapatkan melalui pengolahan sampah," ujar Wahid.

Wahid juga berjanji jika terpilih akan mengadakan ngopi bersama anak muda setiap enam bulan sekali, untuk mendengarkan dan membahas masalah serta tantangan yang dihadapi.

 "Kami akan mengadakan ngopi bersama anak muda setiap enam bulan sekali untuk membahas masalah mereka. Kita akan cari solusi bersama," kata Wahid. 

Menurut Wahid peran anak muda sangat penting dalam memajukan Riau, termasuk Dumai, terutama mereka yang memiliki rekam jejak yang baik.

Pada kesempatan sama, seorang warga Dumai, Enok menyampaikan kekhawatirannya mengenai kendala utama dalam pengembangan pertanian milenial, yakni terbatasnya lahan yang tersedia. Menurut Enok, sebagian besar lahan di Dumai masih dikuasai oleh Pertamina dan Chevron, sementara banyak lahan yang terbengkalai.

 "Kendala utama kami di Dumai adalah lahan. Banyak lahan yang tidak terpakai, tapi masih dimiliki Pertamina dan Chevron," keluh Enok.

Menanggapi hal tersebut, Abdul Wahid menyatakan bahwa pihaknya akan menyediakan lahan bagi petani milenial yang membutuhkan, dengan dukungan modal dan teknologi yang memadai.

 "Nanti akan kami sediakan lahan bagi yang membutuhkan. Untuk modal dan teknologi, kami akan bantu. Sumber pakan ternak juga bisa didapat dari pengolahan sampah," ucapnya.

Tambah Wahid, sumber pakan ternak bisa diperoleh dengan mengolah sampah, yang akan dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung sektor pertanian dan peternakan. Ia menegaskan tujuan mereka adalah menciptakan usaha yang saling menguntungkan dan melibatkan peran aktif pemerintah.

 "Kami ingin menciptakan dunia usaha yang saling menguntungkan, simbiosis mutualisme antara petani, pemerintah, dan masyarakat," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, SF Hariyanto berbicara tentang latar belakang dirinya dan Abdul Wahid. Ia mengungkapkan bahwa mereka berdua merupakan hasil kolaborasi dari perjalanan hidup yang sulit hingga sampai pada posisi sekarang.

Hariyanto juga menekankan bahwa meskipun sebelumnya mereka memiliki posisi yang nyaman di pemerintahan, sebagai Penjabat  (PJ) Gubernur  dan anggota DPR RI, keduanya memilih untuk meninggalkan jabatan tersebut demi membangun Riau yang lebih baik.

 "Kami bisa saja memilih untuk tetap di posisi yang nyaman, saya sebagai PJ Gubernur dan Wahid sebagai anggota DPR RI. Tapi kami memilih meninggalkan semua itu demi membangun Riau,"tutup Hariyanto.






 
Berita Lainnya :
  • Canangkan Program Petani Milenial, Abdul Wahid dan SF. Hariyanto Berkomitmen Berdayakan Anak Muda
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved