www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Pengamat Sebut Ada Dua Faktor Kunci Rahasia Menangkan Pilgub Riau 2024
Rabu, 16-10-2024 - 08:56:40 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU- Pengamat politik dari Universitas Islam Riau (UIR) Dr Panca Setya Prihatin mengemukakan pandangannya terkait peluang kemenangan dalam Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) 2024.

Diketahui, dalam Pilgub Riau 2024, ada tiga pasangan calon (Paslon) yang akan bertarung memperebutkan kursi Gubernur dan Wakil Gubernur. Pasangan nomor urut 1, Abdul Wahid-SF Hariyanto. Pasangan nomor urut 2, Nasir-Wardan, sementara pasangan nomor urut 3, Syamsuar-Mawardi.

Menurut Panca, ada beberapa faktor krusial yang akan menentukan hasil akhir dari kontestasi politik Pilgub Riau 2024.

"Jika berbicara tentang siapa yang paling berpeluang memenangkan Pilgub Riau 2024, ada beberapa faktor utama yang perlu diperhatikan," ujar Dr Panca kepada CAKAPLAH.com, Selasa (15/10/2024).

Faktor pertama yang Panca soroti adalah popularitas. Popularitas calon menjadi modal awal yang kuat karena memudahkan paslon untuk melakukan penetrasi ke masyarakat.

"Popularitas membawa cerita dan kenangan yang memudahkan paslon mendekati pemilih, terutama di masa kampanye saat ini," jelasnya.

Namun, ia juga mengingatkan, popularitas semata tidak cukup. Menurutnya, popularitas bisa menjadi pedang bermata dua.

"Jika keterkenalan paslon hanya sekadar dikenal karena nama atau jabatan, tanpa kinerja yang baik, hal ini bisa menjadi bumerang. Kinerja yang memuaskan publik akan mengubah popularitas menjadi keuntungan elektoral, sedangkan kinerja yang buruk justru akan menurunkan dukungan," katanya.

Selanjutnya, faktor kedua yang tak kalah penting, menurut Dr Panca, adalah peta politik pemilih. Ia menjelaskan, pemilih terbagi dalam beberapa kluster dengan karakteristik yang berbeda-beda.

Kluster pertama adalah pemilih tradisional, yaitu pemilih yang memberikan dukungan berdasarkan hubungan emosional seperti sedarah, sesuku, atau seagama.

"Kluster pemilih ini biasanya loyal, tetapi rentan terhadap isu-isu yang sensitif, dan jika tidak dikelola dengan baik, bisa menciptakan kerawanan sosial," kata Dr Panca.

Panca menyebut paslon yang pandai menggiring pemilih tradisional ini berpotensi mendapatkan lumbung suara yang signifikan.

Selanjutnya adalah pemilih pragmatis, yang cenderung mendasarkan pilihannya pada transaksi jangka pendek. "Pemilih ini lebih mudah dipengaruhi oleh politik transaksional seperti money politics, yang sayangnya sering menjadi bagian dari realitas Pilkada," ujar Dr Panca.

Ia mengingatkan, paslon yang ingin meraih dukungan dari kelompok ini harus cermat dalam menyikapi pola-pola transaksional yang kerap terjadi.

Terakhir, Dr Panca juga menyoroti keberadaan pemilih rasional, meskipun jumlahnya tidak sebanyak dua kluster sebelumnya.

"Pemilih rasional memberikan suaranya berdasarkan pertimbangan logis, seperti program kerja dan rekam jejak paslon. Kelompok ini, meski kecil, tetap memiliki kontribusi penting dalam memenangkan pemilihan," tambahnya.

Lebih jauh Dr Panca menegaskan, pasangan yang mampu mengidentifikasi dan mengelola hubungan dengan berbagai kelompok pemilih secara cerdas, serta memahami karakteristik dari setiap kluster pemilih, akan memiliki peluang besar untuk memenangkan Pilgub Riau 2024.

"Ini bukan hanya soal siapa yang dikenal luas, tetapi juga siapa yang paling bisa memanfaatkan popularitas dan menangkap aspirasi pemilih dengan strategi yang tepat," pungkasnya.(***)

Sumber: Cakaplah



 
Berita Lainnya :
  • Pengamat Sebut Ada Dua Faktor Kunci Rahasia Menangkan Pilgub Riau 2024
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved