www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Abdul Wahid Janji Naungi Janda-Janda Miskin Menjadi Tanggung Jawab Pemerintah
Sabtu, 28-09-2024 - 19:42:07 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12. Com PEKAMBARU -  Masyarakat Kecamatan Marpoyan Damai antusias menyambut kampanye dialogis pasangan calon gubernur (cagub) nomor urut 1 Abdul Wahid, berlangsung pada Sabtu (28/9/2024). Wahid, beserta istri dan rombongan, disambut masyarakat dengan rabana, yel-yel, dan mengibarkan flayer Abdul Wahid. "Siapa kita? Siapa kita? Bermarwah!" seru mereka dengan lantang.

Ketua Rukun Warga (RW) 11, Supriadi, dalam sambutannya mengungkapkan kehadiran calon gubernur ini sangat dinantikan. Ia berharap pasangan nomor urut 1 tersebut membawa berkah sesuai dengan motto atau visi misi yang disampaikan, terutama bagi masyarakat RW 11.

Ketua tim pemenangan Pekanbaru, Kasir, menjelaskan bahwa di Provinsi Riau masih banyak permasalahan, seperti jalan rusak dan tingginya angka pengangguran.

"Dengan segala problem yang terjadi di Provinsi Riau, untuk itu Bermarwah lah. Pak Abdul Wahid hadir di sini untuk mencoba dan membantu kita semua memperbaiki Provinsi Riau," ucapnya.

Dalam kampanye tersebut, Wahid menyampaikan visi misinya yang pertama, yaitu jalan mulus dan tanpa lubang. Menurutnya, ekonomi juga tergantung pada infrastruktur. Jika ia terpilih menjadi Gubernur, ia akan membuat pengaduan masyarakat dengan nama Laskar Tanggap.

"Oleh sebab itu, kita harus punya pimpinan yang komitmen dan tidak banyak alasan," ucapnya.

Kedua, sekolah gratis. Ia menjelaskan bahwa ke depannya, baik sekolah negeri maupun swasta tidak akan berbayar dan akan ditanggung oleh pemerintah. "Kita ingin anak-anak kita pintar. Satu rumah satu sarjana," katanya.

Ketiga, lapangan pekerjaan. Ke depannya, lapangan pekerjaan tidak akan memiliki banyak syarat, yang penting anak-anak bisa bekerja. "Besok, 60% yang berinvestasi di Riau wajib mengambil anak Riau 60%," tuturnya.

Keempat, berobat gratis. Bagi masyarakat Provinsi Riau yang mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) Riau, pengobatan akan gratis.



 
Berita Lainnya :
  • Abdul Wahid Janji Naungi Janda-Janda Miskin Menjadi Tanggung Jawab Pemerintah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved