www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Dukung Satu Bakal Calon di Pilgubri, UAS: Dari Dulu Sudah Berpihak
Jumat, 30-08-2024 - 15:50:35 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU- Ustaz Abdul Somad (UAS) terang-terangan mendukung salah satu bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

Di balik dukungannya kepada salah satu bakal calon, UAS dinilai tidak memberikan setawar sedingin atau kedamaian dalam pelaksanaan Pilkada 2024 ini. UAS dinilai dapat menimbulkan perpecahan antar masyarakat jika berpihak kepada salah satu bakal calon.

Terkait hal itu, UAS melalui video singkatnya mengatakan, setawar sedingin dan menenangkan masyarakat adalah kerjaannya. "Masih ingat video setawar sedingin Pilkada damai? di MDI ada 1000 Dai, di IKMI ada 600 Dai, di Itihadul Mubalerin, di Muhammadiyah, di NU, setawar sedingin," ujar UAS, Jumat (30/8/2024).

Dikatakannya, dia menunjukkan keberpihakan bukanlah untuk memanas-manaskan orang. Dia menyebut, hanya menunjukkan keberpihakan. "Bukan dari dulu mengadu domba, tidak. Dari 2008 sampai tahun berapa itu, kita setawar sedingin, emang kita ini menebarkan rahmatan lil alamin," katanya.

Dia juga menegaskan, keberpihakannya kepada salah satu bakal calon bukanlah untuk memecah belah masyarakat. Bahkan dia mengaku sejak dulu sudah berpihak.

"Dulu Abdul Somad berpihak, dan berpihak ini dari dulu, dari Rohul dengan Pak Ahmad, dengan Pilpres, tidak ada pembelahan-pembelahan," katanya.

"Yang perlu dibelah ini lah (durian), ini lah yang perlu dibelah," sambungnya dengan ketawa.

Menurutnya, yang menyerangnya dengan dalil pembelahan-pembelahan itu karena dia tidak berpihak kepada calon lainnya.

"Itu yang menyerang di grup-grup, bilang pembelahan-pembelahan itu karena aku tidak berpihak ke calon dikau kan. Kalau aku berpihak pasti kau sonyap (diam). Karena aku berpihak ke lawan kau itu kau katakan pembelahan-pembelahan," jelasnya dengan ketawa.

"Ini (durian) dibelah dulu. Kalau tuan pergi ke Makkah, singgah juga ke Madinah, kalau mau tak ada pembelahan-pembelah, pilihlah bermarwah," tutupnya dengan pantun.(***)

Sumber: Cakaplah



 
Berita Lainnya :
  • Dukung Satu Bakal Calon di Pilgubri, UAS: Dari Dulu Sudah Berpihak
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved