Megawati Bakal Umumkan Calon Kepala Daerah Gelombang Kedua, Apakah Ada Nama Anies?
Riau12.com-JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) siang ini direncanakan bakal mengumumkan 169 bakal calon kepala daerah gelombang kedua. Pengumuman tersebut didasari pada keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal UU Pilkada terkait parlemen threshold yang semula 20 persen.
"Besok (hari ini, red) pukul 13.00 WIB, Ibu Megawati akan kembali mengumumkan calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah untuk gelombang kedua," kata Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (21/8/2024) yang dilansir dari detik, Kamis (22/8/24).
"Total yang akan diumumkan 169 bakal paslon. Detail nama bakal pasangan calon dan wilayahnya akan disampaikan," lanjutnya Hasto.
Hasto melanjutkan, PDIP sendiri memiliki sikap membangun demokrasi dengan menempatkan kedaulatan berada di tangan rakyat.
"Rakyat menjadi hakim tertinggi di dalam menentukan pemimpinnya secara merdeka, berdaulat, langsung, dan tanpa tekanan serta berjalan melalui pemilu yang demokratis dengan penyelenggara pemilu yang profesional, dan netral," ujar Hasto.
Namun apakah nama Anies Baswedan bakal dicalonkan PDIP mengarungi Pilkada Jakarta?
Politikus PDIP Masinton Pasaribu menyebut pihaknya akan mendaftarkan Anies Baswedan ke KPU DKI Jakarta pada 27 Agustus 2024.
"Jadi nanti, biar tanggal 27 ya. Jika PDI Perjuangan mencalonkan Pak Anies Baswedan, kita kawal beramai-ramai ke KPU Jakarta. Kita gunakan putusan MK. Biarlah rakyat menjadi saksi untuk memperjuangkan demokrasi yang hendak dibunuh oleh kekuasaan hari ini," kata Masinton di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (21/8/2024).
Masinton dalam paparannya mengatakan pihaknya akan tetap mendaftar ke KPU mengikuti aturan MK. Ia menegaskan tak ingin mengikuti aturan yang diubah-ubah mengesampingkan masyarakat.
"Iya, kami akan mendaftarkan bukan hanya kami, partai-partai calon-calon lain juga yang memenuhi syarat berdasarkan klaster yang sudah diputuskan oleh MK, silakan gunakan. Jangan mau ikut aturan yang diubah-ubah untuk kepentingan penguasa hari ini," kata Masinton.
"Insyaallah ada Anies," tambahnya.(***)
Sumber: Haluanriau
Komentar Anda :