www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Ikuti Jejak Airlangga Mundur dari Kepengurusan Golkar
Jusuf Hamka Sebut Tak Bisa Mengikuti Politik Kasar dan Berat
Senin, 12-08-2024 - 10:04:40 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-JAKARTA– Keputusan Airlangga Hartarto mundur dari jabatan Ketua Umum Partai Golkar diikuti oleh Jusuf Hamka. Pengusaha jalan tol itu menyatakan mundur dari Anggota Dewan Penasihat DPP Partai Golkar dan bursa kepala daerah Pilkada 2024.

Pria yang akrab disapa dengan Baba Alun itu beralasan, politik itu kasar dan berat sehingga dirinya tak bisa mengikuti dinamikanya.

"Pergolakan politik itu kasar dan berat menurut saya, dan saya nggak akan bisa mengikuti. Oleh sebab itu, lebih baik saya meletakkan jabatan dan mengundurkan diri dengan baik," kata Jusuf Hamka kepada wartawan, Ahad (11/8/2024).

Jusuf Hamka tidak menampik bahwa pengunduran dirinya terkait dengan dinamika Partai Golkar saat ini. Di mana Airlangga Hartarto resmi mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum Partai Golkar sejak Sabtu (10/8/2024).

Jusuf Hamka menduga Airlangga terzalimi sehingga harus mundur dari jabatan ketum partai.

"Tugas saya berat. Jadi mau nggak mau, pas kebenaran ada momentum, saya melihat Pak Airlangga terzalimi, saya juga takut nanti berpolitik juga terzalimi," ucapnya.

Lebih lanjut, Jusuf Hamka merasa aneh dengan pengunduran diri Airlangga Hartarto di tengah prestasinya membuat Partai Golkar solid, sehingga sukses di Pileg dan Pilpres 2024.

Sebab, Airlangga dinilai telah membawa Partai Golkar mengalami peningkatan kursi di parlemen. Juga memenangkan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.

"Pas Pak Airlangga mengundurkan diri dari Ketum, ya saya melihat bahwa politik itu sedemikian keras dan kasar. Saya lebih baik mengundurkan diri, karena saya ingin jadi pekerja sosial yang lembut, dan yang nggak keras-keras," pungkas Jusuf Hamka.(***)

Sumber: Riaupos



 
Berita Lainnya :
  • Jusuf Hamka Sebut Tak Bisa Mengikuti Politik Kasar dan Berat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved