www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Masih jadi PR, Prabowo-Gibran Diharap Jadikan Pendidikan sebagai Panglima Pembangunan
Selasa, 02-07-2024 - 16:30:11 WIB

TERKAIT:
   
 

riau12.com - Anggota Komisi X DPR RI Fahmi Alaydroes berharap pemerintah presiden terpilih Prabowo Subianto dapat menjadikan pendidikan di Indonesia sebagai panglima pembangunan atau prioritas utama dalam pembangunan.

"Ke depan, kita berharap dan kita menggantungkan juga harapan pada pemerintah berikutnya. Mudah-mudahan presiden berikutnya bisa ikut benar-benar atau mendengarkan yang jadi perbincangan atau masukan dari guru-guru besar ini, sehingga lima tahun ke depan mudah-mudahan pendidikan menjadi panglima pembangunan. Mudah-mudahan pendidikan menjadi top priority dari pembangunan kita, sehingga alokasi dana bisa ikut kebijakan ke arah sana," kata Fahmi pada Rapat Dengar Pendapat Umum (RDP) Panitia Kerja (Panja) Pembiayaan Pendidikan Komisi X DPR RI dengan sejumlah eks menteri di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 2 Juli 2024.

Fahmi menyebut hingga saat ini sektor pendidikan di Indonesia masih memiliki beragam masalah dan pekerjaan rumah (PR). Menurutnya, pemerintahan Prabowo-Gibran yang akan memimpin Indonesia selanjutnya berperan penting dalam menyelesaikan masalah pendidikan di Tanah Air.

"Masih banyak PR, masih banyak masalah dari beragam sisi, baik masalah akses, mutu, dan relevansi," ujarnya.

Fahmi juga menyoroti kurikulum pendidikan Indonesia yang kurang memberdayakan akan dan pikiran peserta didik.

"Saya alami sejak zaman SD tahun 70-an sampai saya S1, S2, dan S3, saya mendapatkan pengalaman belajar di sekolah-sekolah kita memang kurang mampu memberdayakan akal, pikiran, kurang mampu memberdayakan proses-proses berpikir," ucapnya.

Ia menilai sudah sepatutnya pendidikan di Indonesia mengutamakan riset. Merujuk pada ajaran agama Islam, Fahmi menyampaikan puncak dari cara berpikir yang luhur atau tingkat tinggi adalah melalui aktivitas riset.

"Riset itu adalah perintah langsung Al Quran," ucap Fahmi.

Tapi sayangnya, lanjut Fahmi, riset di Indonesia masih belum berkembang secara optimal.

"Kemarin (dalam rapat sebelumnya), ketika ada narasumber dari salah satu pengamat pendidikan, itu memberikan semacam kritik bahwa pendidikan tinggi kita itu lebih banyak berorientasi pada teaching, mengajar, bukan riset," ujar Fahmi.

Sebelumnya harapan senada juga telah disampaikan oleh anggota Komisi X DPR RI Djohar Arifin Husin. "Mudah-mudahan pemerintah yang baru nanti, Insya Allah bisa lebih baik lagi," ucapnya.
sumber : riauonline



 
Berita Lainnya :
  • Masih jadi PR, Prabowo-Gibran Diharap Jadikan Pendidikan sebagai Panglima Pembangunan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved