Sudah Mengetahui Siapa Pemenangnya, Warga Kelapa Gading Kurang Semangat Nyoblos Susulan
Sabtu, 24-02-2024 - 11:47:12 WIB
Riau12.com-Jakarta - Sebanyak 5 TPS di Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut), menggelar pemungutan suara susulan (PSS) Pemilu 2024 hari ini. Warga mengaku semangatnya berkurang sebab sudah mengetahui siapa pemenang pemilu 2024 via quick count.
"Oh yang jelas sih berkurang ya karena sudah hampir tahu pemenangnya jadi kurang greget lagi rasanya," ucap Velly (52) ditemui di TPS 149, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (24/2/2024).
Velly mengaku tak masalah perihal lokasi pencoblosan yang berpindah sebab banjir melanda TPS sebenarnya pada hari pencoblosan. Dia hanya mempermasalahkan quick count yang kini mencapai 75,26%.
"Kalau itu sih nggak ada masalah ya, pemindahan TPS ini ngaak ada masalah. Tapi antusiasnya yang berkurang karena hal itu tadi," jelasnya.
Selaras dengan Velly, Bambang (63) yang juga mengikuti pencoblosan susulan mengaku tak begitu semangat. Meski begitu, ia tetap nyoblos sebagai warga negara.
"Ya jujur TPS susulan antusiasme saya kurang. Karena hasil quick count kan udah keluar. Tapi ya udahlah kewajiban warga negara tetap berpartisipasi," ucapnya ditemui di TPS 151, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
"(Antusias) Berkurang dan kebetulan jagoan saya kalah. Jadi udah semakin berkurang," tambahnya.
Tak sendiri, Bambang juga membawa anaknya yang merupakan first time voter. Sama dengan Bambang, sang anak Azizah (17) juga mengaku tak se-antusias saat dirinya akan melakukan pencoblosan pada 14 Februari kemarin namun harus terhalang sebab banjir yang melanda TPS nya.
"Iya awalnya kan aku excited pas hari Rabu kemarin, tapi ternyata pas kemarin banjir kertas suaranya kebasahan makannya ditunda kan, jadi ga terlalu excited, terus karena ya udah kalah juga yang saya pilih. Udah ketahuan jadi udah ga se-excited kemarin," ucapnya.
Diketahui, belasan tempat pemungutan suara (TPS) di Jakarta Utara (Jakut) menggelar pemungutan suara lanjutan. Pencoblosan lanjutan dilakukan lantaran sempat tertunda imbas logistik surat suara yang rusak akibat banjir.
Sumber: detik.com
Komentar Anda :