www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Ketua DPA Lembaga Adat Melayu Riau Akui Kecewa Terhadap TKD Ketiga Capres dan Cawapres
Senin, 15-01-2024 - 09:05:52 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU- Ketua Umum Dewan Pimpinan Agung (DPA) Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau versi Mubes Dumai, Tan Seri Syahril Abubakar menyampaikan kekecewaannya terhadap tim kampanye daerah (TKD) ketiga calon presiden dan wakil presiden di Riau.

Syahril mengungkapkan, tim-tim tersebut belum secara tegas menyuarakan aspirasi lokal dan tuntutan daerah kepada calon presidennya masing-masing. Riau, kata Syahril sebagai salah satu provinsi penting di Indonesia, memerlukan perhatian khusus dari calon presiden.

"Padahal Riau ini butuh apa saja yang perlu diperjuangkan oleh calon Presiden," ungkap Syahril kepada CAKAPLAH.com, Ahad (14/1/2024).

Syahril mencatat, sejak lima tahun terakhir, tidak ada satu pun tim pemenangan Pilpres yang menyatakan secara terbuka kepada calon presidennya mengenai kebutuhan Riau. Terutama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, apalagi di Pilpres kali ini.

"Kita jangan terjebak dengan janji calon presiden, tapi kita harus memperjuangkan apa yang diperlukan oleh masyarakat dan daerah ini. Sebagai daerah penghasil banyak, kita juga harus memperhatikan kerusakan lingkungan yang sudah parah karena eksploitasi alam yang tidak terkendali," tegas Syahril.

Syahril mengajak semua pihak untuk mengingatkan tim pemenangan agar tidak tenggelam dalam hiruk-pikuk isu nasional sementara persoalan daerah terabaikan.

Ia juga menyoroti, Riau belakangan ini didera banjir. Namun pemerintah kabupaten dan provinsi terlihat lumpuh, hanya bantuan sembako dan perlengkapan lainnya yang terlihat kurang memadai.

"Sementara itu, perusahaan penjarah kayu dan hutan seolah-olah cuek saja. Ini menjadi pertanyaan besar bagaimana langkah pemulihan lingkungan oleh presiden ke depannya," tambah Syahril.

Ia berharap agar fokus kampanye tidak hanya pada isu nasional, tetapi juga pada pemecahan masalah lokal yang mendesak untuk segera ditangani.**

Sumber: Cakaplah.com



 
Berita Lainnya :
  • Ketua DPA Lembaga Adat Melayu Riau Akui Kecewa Terhadap TKD Ketiga Capres dan Cawapres
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved