www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Sosialisasi Pengawasan Pemilu 2019 dengan Media Massa, Bawaslu Riau Fokus 3 Penyakit Demokrasi
Kamis, 15-11-2018 - 11:21:43 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com,PEKANBARU-Dalam rangka meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengawasan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden , DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten / Kota Tahun 2019, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau menggelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu 2019 dengan Media Massa baik media cetak, media online dan media elektronik yang dipusatkan di Hotel Grand Suka jalan Soekarno-Hatta kota Pekanbaru, Kamis (15/11/2018). Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan dalam sambutannya menyebutkan, saat ini, Bawaslu Riau memfokuskan diri pada 3 penyakit demokrasi. Pertama yakni Politik Uang ( Money Politic), Kedua, Netralitas Aparat Pemerintah dan ketiga adalah ujaran kebencian, berita bohong (hoaks) dan politik SARA. " Ayo bersama jadikan praktek money politik sebagai musuh bersama. Karena money politik sangat merusak demokrasi. Bawaslu mencoba untuk mengulang kesuksesan pada pemilihan gubernur Riau yang hanya ada 3 kasus money politik. Pertama tidak dilanjutkan karena kurangnya bukti, kedua masuk pengadilan. Dari dua kasus money politik, 1 vonis bebas dan 1 ditahan," bebernya. Selanjutnya kata Rusidi yang juga pernah tercatat sebagai anggota PWI mengatakan, untuk netralitas ASN, saat 11 kepala daerah kemarin sengaja kita blow up agar menjadi contoh. Karena sebagai kepala pemerintahan menjadi contoh seluruh ASN agar terjaga netralitasnya. " Sedangkan untuk ujaran kebencian, penyebaran hoaks dan SARA, Bawaslu sangat konsen untuk di Riau. Karena Riau menjadi salah satu tittik rawan terjadinya ujaran kebencian, penyebaran berita hoaks dan sara," bebernya lagi. Masih menurut Rusidi, mengapa sosialisasi pengawasan pemilu 2019 di gelar untuk media massa, karena Bawaslu sangat erat hubungannya dengan media. Karena salah satu tugas media dan Bawaslu sama, yaitu pengawasan. "Bawaslu dan media saling mendukung dalam kinerjanya. Hal itu dibuktikan saat kasus 11 kepala daerah mendukung salah satu capres. Informasi awal Bawaslu adalah dari pemberitaan media massa," katanya. Kemudian Rusidi kedepannya berharap antara Bawaslu Riau dengan media semakin erat dalam menjalankan fungsinya masing masing. "Kami membuka informasi seluas-luasnya untuk informasi kepada wartawan. Bawaslu juga merasakan manfaat  kerjasama yang baik hubungan harmonis dengan insan pers," katanya. Hadir dalam acara ini selain Ketua Bawaslu, juga anggota yakni Amirudin Sijaya, Hasan, dan Kasubag PP3.(r12)



 
Berita Lainnya :
  • Sosialisasi Pengawasan Pemilu 2019 dengan Media Massa, Bawaslu Riau Fokus 3 Penyakit Demokrasi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved