Sosialisasi Pengawasan Pemilu 2019 dengan Media Massa, Bawaslu Riau Fokus 3 Penyakit Demokrasi
Kamis, 15-11-2018 - 11:21:43 WIB
Riau12.com,PEKANBARU-Dalam rangka meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengawasan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden , DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten / Kota Tahun 2019, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau menggelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu 2019 dengan Media Massa baik media cetak, media online dan media elektronik yang dipusatkan di Hotel Grand Suka jalan Soekarno-Hatta kota Pekanbaru, Kamis (15/11/2018).
Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan dalam sambutannya menyebutkan, saat ini, Bawaslu Riau memfokuskan diri pada 3 penyakit demokrasi. Pertama yakni Politik Uang ( Money Politic), Kedua, Netralitas Aparat Pemerintah dan ketiga adalah ujaran kebencian, berita bohong (hoaks) dan politik SARA.
" Ayo bersama jadikan praktek money politik sebagai musuh bersama. Karena money politik sangat merusak demokrasi. Bawaslu mencoba untuk mengulang kesuksesan pada pemilihan gubernur Riau yang hanya ada 3 kasus money politik. Pertama tidak dilanjutkan karena kurangnya bukti, kedua masuk pengadilan. Dari dua kasus money politik, 1 vonis bebas dan 1 ditahan," bebernya.
Selanjutnya kata Rusidi yang juga pernah tercatat sebagai anggota PWI mengatakan, untuk netralitas ASN, saat 11 kepala daerah kemarin sengaja kita blow up agar menjadi contoh. Karena sebagai kepala pemerintahan menjadi contoh seluruh ASN agar terjaga netralitasnya.
" Sedangkan untuk ujaran kebencian, penyebaran hoaks dan SARA, Bawaslu sangat konsen untuk di Riau. Karena Riau menjadi salah satu tittik rawan terjadinya ujaran kebencian, penyebaran berita hoaks dan sara," bebernya lagi.
Masih menurut Rusidi, mengapa sosialisasi pengawasan pemilu 2019 di gelar untuk media massa, karena Bawaslu sangat erat hubungannya dengan media. Karena salah satu tugas media dan Bawaslu sama, yaitu pengawasan.
"Bawaslu dan media saling mendukung dalam kinerjanya. Hal itu dibuktikan saat kasus 11 kepala daerah mendukung salah satu capres. Informasi awal Bawaslu adalah dari pemberitaan media massa," katanya.
Kemudian Rusidi kedepannya berharap antara Bawaslu Riau dengan media semakin erat dalam menjalankan fungsinya masing masing.
"Kami membuka informasi seluas-luasnya untuk informasi kepada wartawan. Bawaslu juga merasakan manfaat kerjasama yang baik hubungan harmonis dengan insan pers," katanya.
Hadir dalam acara ini selain Ketua Bawaslu, juga anggota yakni Amirudin Sijaya, Hasan, dan Kasubag PP3.(r12)
Komentar Anda :