www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Wakil Rakyat Ini Sebut Program Visi Misi Gubri Terpilih Terancam Batal Masuk APBD 2019
Kamis, 25-10-2018 - 06:13:00 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com, PEKANBARU-Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman menyebutkan hingga saat ini usulan program Gubernur Riau terpilih dari tim transisi terkait visi dan misi yang akan dimasukkan di APBD 2019 belum disampaikan ke DPRD Riau sehingga terancam batal untuk terlaksana.

"Padahal untuk saat ini waktu sudah mepet dimana akhir bulan November 2018 ini sudah dilakukan MoU," kata dia.

Dikhawatirkan, lanjutnya, tidak cukup waktu lagi mengenai pembahasan progaram dari tim transisi, sehingga program gubernur terpilih terancam tidak akan masuk di APBD 2019.

"Kita sudah welcome, apalagi pak Sekjend juga sudah sampaikan masalah itu.  Tapi apakah cukup waktu, apalagi masih pembahasan antara mereka. Sekarang usulan belum masuk ke DPRD Riau dan akhir November sudah harus selesai semua," kata dia, Rabu (24/10/2018).

Lebih jauh disampaikan politisi Demokrat ini, tidak masuknya visi dan misi gubernur terpilih di APBD 2019 tidak akan ada masalah mengingat apa yang disampaikan oleh gubernur sekarang tidak akan jauh beda dengan apa yang akan diusulkan oleh gubernur terpilih. Karena menurut dia, juga akan mengacu pada visi dan misi yang ada di pusat.

"Sudah sama karena mengacu juga pada visi dan misi pusat. Hanya saja mungkin titik-titiknya saja, kalau visi misi tentang pendidikan, infrastruktur sudah sama," katanya beri alasan.

Diakui juga oleh Dapil Kota Pekanbaru ini, memang lebih baik kalau diakomodir masalah visi dan misi gubernur Terpilih ini, tapi waktunya yang sudah tidak mencukupi lagi.

Saat ini, kata dia masih dalam tahap pembahasan pendapatan, sementara usulan belum diajukan dan akhir bulan ini sudah harus dilakukan MoU.

"Kalau terlambat dalam pengesahan sesuai aturan yang ditetapkan, kita akan kena sanksi dari Mendagri, enam bulan gaji tidak dibayarkan," katanya juga. (rsky)



 
Berita Lainnya :
  • Wakil Rakyat Ini Sebut Program Visi Misi Gubri Terpilih Terancam Batal Masuk APBD 2019
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved