AS Ditertawakan Dunia saat Donald Trump Berpidato tentang Prestasi Negaranya
Kamis, 27-09-2018 - 06:25:14 WIB
Riau12.com-Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendapat reaksi yang tidak terduga dari seluruh perwakilan negara di dunia saat berpidato di Sidang Umum PBB ke-73 di New York, Selasa (25/9/2018).
Dilansir dari Instagram @voaindonesia, terlihat Donald Trump berdiri di atas podium untuk berpidato.
Namun, saat mengutarakan prestasi AS yang di klaimnya lebih baik, ia mendaptkan reaksi yang tidak ia sangka.
Para perwakilan dunia di PBB pun menertawai pidato dari Trump.
"Kurang dari dua tahun, pemerintahan saya meraih lebih banyak prestasi lebih baik dibanding pemerintahan sebelumnya dalam sejarah Amerika Serikat, Amerika saya serius," ujar Trump.
Setelah mengatakan hal itu, pada video pun terdengar tawa dari hadirin.
Trump menjawab jika ia tidak menyangka akan ditertawakan saat sedang berpidato.
"Saya tidak mengira reaksi seperti ini, tapi tidak apa," jawab Trump yang disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.
Setelahnya, Trump kembali melanjutkan pidatonya.
Sementara dilansir dari Metro.co.uk, media Inggris itu menyebutkan jika tampaknya para perwakilan dunia di PBB itu tidak bisa menahan diri mendengar pidato dari Trump.
Walaupun telah ditertawakan, Trump kembali melanjutkan pidatonya.
"Ekonomi Amerika meningkat pesat, sejak saya terpilih, kekayaan AS bertambah 10 triliun dolar.
Pasar saham tertinggi dalam sejarah, dan tingjkat pengangguran terendah selama 50 tahun.
Pengangguran warga Amerika keturunan Afrika, Hispanik, dan Asia berada pada tingkat terendah dalam sejarah," ujar Trump.
Diberitakan dari Kompas.com yang dilansir dari USA Today, Trump menjelaskan mengenai pidatonya yang menuai tawa.
"Oh itu hebat karena dimaksudkan untuk mendapatkan tawa, jadi itu hebat," katanya.
Di antara para pemimpin negara, terdapat Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Adern yang justru memilih memasang ekspresi datar saat semuanya tertawa mendengar pidato Trump.
New Zealand Herald mengabarkan, perempuan berusia 38 tahun itu enggan memberikan spekulasi kenapa delegasi lainnya terbahak ketika Trump berpidato.
"Saya tidak tertawa, saya mendengarkan pernyataan yang disampaikan presiden. Itu momen ketika presiden berbicara tentang keberhasilannya dibandingkan presiden sebelumnya," ucapnya.
Seperti diketahui, pemimpin dunia pada pekan ini berkumpul di New York untuk menghadiri Sidang Umum Ke-73 PBB.
Sidang memberikan kesempatan bagi negara untuk mengutarakan isu-isu penting global.
Sumber : Tribunwow.com
Komentar Anda :